Sementara rumahnya hilang tak berbekas disapu bandang. Di atas rumahnya dan rumah ratusan warga Sekumur kini telah ditimpa kayu gelondongan yang diseret bandang.
Berdasarkan penuturan Sekretaris Desa Kampung Sekumur M Saiful Juari, Kampung Sekumur dihuni oleh 260 Kepala Keluarga atau sebanyak 1.200 jiwa.
Siang, malam, melintas sungai, menelusuri jalur berlumpur atau menumpang heli via udara. Semua ia lakukan untuk mengantarkan bantuan ke warga terdampak.
Sejak itu pula pemandangan serta kisah sedih mengharu biru ia tampung dalam peluknya. Tak ada tangis tak ada derai air mata mengalir di wajahnya.
“Sebagai pimpinan, kita harus mampu tampil sebagai penenang. Kita datang bukan hanya mngantat bantuan, tapi kita datang untuk menghantar simpati dan empati serta membawa optimisme. Karena itu, kita harus terlihat kuat,” kata Kak Na, demikian dirinya akrab disapa beberapa waktu lalu.
Tapi, ketegaran Kak Na luluh juga saat tiba Kampung Sekumur Kecamatan Sekrak bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah. Kehacutan masif yang melanda wilayah pelosok Bumi Mude Sedie itu benar-benar menguras emosinya.// Redaksi.