Banda Aceh (Aentenews) - Wakil Gubernur Aceh Fadhulullah menilai bahwa Aceh Festival bukan sekedar hiburan, tapi sarana memperkuat jati diri, memperluas ruang ekspresi serta mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis budaya.
"Karena itu saya berharap Aceh Festival menjadi wadah bertemunya para seniman, komunitas, pelajar, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk saling menginspirasi dan melahirkan karya baru," katanya saat membuka Aceh Festival di Banda Aceh, akhir pekan ini.
Aceh Festival menampilkan beragam kegiatan seperti khanduri raya, ruang pamer komunitas, serta pasar produk kreatif menunjukkan bahwa kebudayaan Aceh memiliki daya hidup yang besar.
Aceh Festival 2025 mengusung tema 'The Spirit of Cultural Collaboration' dan menempatkan kolaborasi seni serta penguatan ekonomi kreatif sebagai fokus utama.
Menurutnya, pertunjukan kolaborasi seni dari berbagai daerah menjadi simbol keberagaman justru menguatkan persatuan.
"Pemerintah Aceh berharap Aceh Festival dapat menjadi kegiatan unggulan yang memperluas peluang ekonomi, memperkuat promosi daerah, serta membangun kebanggaan generasi muda terhadap budayanya sendiri," katanya.
Ia ingin festival ini menjadi gerakan bersama, tempat budaya tumbuh, ekonomi rakyat berkembang, dan citra Aceh semakin baik di mata nusantara.