Rabu, 14 Oktober 2026

Kepala BGN santap MBG bersama anak sekolah di Aceh, pembenahan  akan terus dilakukan

Photo Author
Ampelsa Ps, AenteNews.com
- Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:42 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama anak sekolah di SDN Cot Meuraja, kecamatan Blangbintang, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (13/10/2026). Foto IST.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) bersama anak sekolah di SDN Cot Meuraja, kecamatan Blangbintang, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (13/10/2026). Foto IST.

 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantu membagikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa saat kunjungan di SDN Cot Meuraja, kecamatan Blangbintang, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Senin (13/10/2026). Foto IST.

 

Sekali lagi, tujuannya adalah memastikan makanan diterima oleh orang yang identitasnya tercatat. Dengan begitu, perkembangan penerima manfaat dapat dipantau, mulai dari pertumbuhan tinggi dan berat badan hingga aspek lain yang berkaitan dengan pendidikan dan kesejahteraan mereka.

 

Menyinggung data terstruktur mengenai perbaikan gizi anak atau manfaat lainnya, Sudryono menjelaskan konsumsi protein meningkat hampir dua kali lipat.Salah satunya, jumlah siswa yang datang ke sekolah dalam keadaan lapar mengalami penurunan drastis setelah adanya MBG.

 

Kita tidak bisa hanya mengukur kondisi siswa berdasarkan keadaan di ibu kota atau kota-kota besar. Data yang harus dilihat adalah kondisi secara agregat di seluruh Indonesia.

 

Dijelaskannya, jika tidak salah, sebelumnya sekitar 50 persen lebih siswa datang ke sekolah dalam keadaan lapar. Sekarang, angkanya turun menjadi sekitar 14 persen. Saya meyakini bahwa angka 14 persen ini masih berasal dari wilayah-wilayah yang mungkin belum memiliki dapur MBG.

 

Kehadiran saya di Aceh juga salah satunya untuk membuka dapur-dapur di wilayah Sumatera dan Kalimantan, terutama daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi.

 

Saat ini, jumlah SPPG yang resmi dan memenuhi syarat tercatat sebanyak 26.385 unit. Jumlah ini akan terus bertambah, terutama untuk menjangkau wilayah yang belum terlayani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa Ps

Tags

Terkini

X