Sabang (Aentenews) - Ribuan warga kota "wisata" Sabang, Provinsi Aceh, sebagai penerima zakat dan infaq yang disalurkan Bank Aceh Syariah.
Penyaluran zakat mencakup 672 kepala keluarga senif fakir dengan bantuan Rp800 ribu/penerima, 1.676 kepala keluarga senif miskin sebesar Rp500 ribu/penerima, serta senif fisabilillah yakni 464 guru TPA/TPQ, guru Diniyah, dan balai pengajian masing-masing menerima sebesar Rp307.300.
Bank Aceh Syariah juga menyalurkan dana infak untuk pembangunan 30 unit rumah dengan anggaran Rp120 juta per unit, sehingga total anggaran mencapai Rp3,6 miliar.
Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman, di Sabang, Selasa, menjelaskan penetapan penerima bantuan dilakukan berdasarkan kategori dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Sebelumnya, pihak Baitul Mal Kota Sabang telah melaksanakan tahapan administrasi, termasuk pengecekan langsung ke lapangan serta verifikasi dan penilaian terhadap calon penerima bantuan pembangunan rumah.
Terkait pelaksanaan pembangunan rumah, Sekda Kota Sabang mengatakan bahwa bantuan tidak diberikan sekaligus, melainkan disalurkan secara bertahap sesuai dengan progres pekerjaan di lapangan.
“Penyalurannya sendiri nanti ini ada beberapa tahapan. Artinya, penerima ini tidak langsung mendapatkan full Rp120 juta. Artinya, beberapa progres yang berlangsung di lapangan, di kisaran angka tersebut nanti akan disalurkan melalui Bank Aceh,” jelasnya.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, Baitul Mal Kota Sabang bersama tim teknis akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan hingga rumah selesai dikerjakan.
“Mudah-mudahan apa yang disalurkan ini benar-benar memberikan manfaat besar, terutama bagi penerima dari golongan fakir, miskin, dan fisabilillah, serta penerima bantuan rumah. Semoga semuanya dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh keluarga,” ujar Sekda Kota Sabang.
Artikel Terkait
Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang