Rabu, 30 September 2026

Pemko Sabang perkuat KUPS Serbok Jaboi, ini tujuannya

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 17 September 2026 | 22:24 WIB


Sabang (Aentenews) - Pemerintah Kota (Pemko) Sabang terus memperkuat peran Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Serbok Jaboi agar potensi kawasan hutan tidak hanya dikelola, tetapi juga berkembang menjadi usaha produktif yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.





Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus saat menghadiri Kick-Off Program Blended Finance Model (BFM) BPDLH Provinsi Aceh di Sabang, Kamis.





Kegiatan berlangsung 16-18 September 2026 tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Program BFM di Aceh. Program ini diinisiasi Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), didanai UK Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) atau Pemerintah Inggris, dengan dukungan teknis Global Green Growth Institute (GGGI). Sementara WRI Indonesia menjadi salah satu Lembaga Perantara (Lemtara) terpilih sekaligus pelaksana program di Aceh.





Program BFM 2026-2027 mencakup empat kabupaten/kota di Aceh, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Besar dan Kota Sabang. Sebanyak 19 KUPS menjadi sasaran program dengan fokus pada empat klaster komoditas, yaitu kopi Gayo agroforestri, madu trigona, MPTS agroforestri dan ekowisata. Untuk Kota Sabang, KUPS Serbok Jaboi masuk dalam pengembangan klaster ekowisata.





KUPS Serbok Jaboi sendiri bukan kelompok yang baru mulai berkembang. KUPS Hutan Kemasyarakatan (HKm) Serbok Jaboi juga menorehkan prestasi nasional dengan menjadi KUPS terbaik dari 15 KUPS se-Indonesia pada Festival Pesona Perhutanan Sosial Nasional (Pesona) 2025.





Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan hutan berbasis masyarakat di Sabang mampu berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.





Melalui skema blended finance, program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan kesiapan KUPS dalam mengakses pembiayaan secara berkelanjutan. Di saat yang sama, KUPS juga dipertemukan dengan pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha dan para pihak lainnya untuk membuka peluang pengembangan usaha.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Pemko Sabang perkuat KUPS Serbok Jaboi, ini tujuannya

Kamis, 17 September 2026 | 22:24 WIB

Sabang ruang belajar riset kelautan internasional

Rabu, 9 September 2026 | 16:20 WIB

Begini langkah awal cegah narkoba ala Pemko Sabang

Selasa, 8 September 2026 | 21:08 WIB

Bakar sampah sembarangan di Kota Sabang? Tunggu dulu

Kamis, 3 September 2026 | 22:32 WIB

Pemko Sabang optimalkan lahan kosong jadi produktif

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Kapal Pesiar MS Azamara Onward Kunjungi Sabang

Sabtu, 11 April 2026 | 12:20 WIB

Begini cara kota wisata Sabang dukung Indonesia ASRI

Jumat, 13 Februari 2026 | 20:32 WIB
X