Rabu, 30 September 2026

Ketika tak ada pelukan di rumah, dunia luar jadi tempat bersandar

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:41 WIB



-




Foto Ilustrasi keluarga





Kasih sayang tidak selalu tentang uang atau fasilitas mewah. Anak tidak selalu membutuhkan barang mahal untuk merasa bahagia. Terkadang yang paling mereka butuhkan hanyalah dipeluk ketika sedih, ditenangkan saat gagal, dan diyakinkan bahwa mereka tetap dicintai meskipun tidak sempurna.





Tidak semua luka pada anak terlihat jelas. Ada luka yang tumbuh karena terlalu sering diabaikan, dibandingkan, atau dianggap berlebihan saat sedang sedih. Hal-hal kecil yang sering dianggap sepele justru bisa membentuk cara seorang anak memandang dirinya sendiri hingga dewasa nanti.





Pada akhirnya, rumah yang hangat dapat menjadi alasan seorang anak tetap kuat menghadapi dunia luar. Seorang anak tidak membutuhkan keluarga yang sempurna. Mereka hanya membutuhkan tempat untuk pulang tanpa rasa takut, tempat untuk bercerita tanpa merasa dihakimi, dan tempat yang membuat mereka percaya bahwa dirinya tetap berharga.





Karena ketika rumah tidak mampu memberikan rasa nyaman, anak akan mencari kehangatan di luar, meskipun harus terluka berkali-kali. Dan tidak ada yang lebih menyedihkan daripada seorang anak yang merasa asing di rumahnya sendiri.





Mulai sekarang, cobalah lebih peka terhadap perasaan anak. Dengarkan ceritanya meski terdengar sederhana, peluklah ketika ia terlihat lelah, dan tanyakan keadaannya sebelum dunia luar lebih dulu mengambil peran itu. Jangan biarkan anak mencari kenyamanan di tempat lain hingga harus mengorbankan dirinya sendiri hanya demi merasa dicintai dan diterima. Karena sering kali, yang paling dibutuhkan seorang anak bukanlah rumah yang sempurna, melainkan hati yang benar-benar hadir untuknya.//Redaksi.





Tentang Penulis
Chiwi Putri Annajah merupakan mahasiswa semester 4 Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Ketertarikan pada isu psikologi remaja, kesehatan mental, serta hubungan keluarga dalam perkembangan emosional anak.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X