Rabu, 30 September 2026

3 pesawat Cessna Caravan operasi modifikasi cuaca optimalkan hujan buatan 

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Kamis, 24 September 2026 | 23:17 WIB


Foto : Pesawat caravan dengan nomor registrasi PK-SNK bergerak dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Rabu (23/9). (BNPB)

Banjar Baru (Aentenews ) - Langit daratan Pulang Pisau di Kalimantan Tengah menjingga. Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan gambut membumbung ke angkasa berdampak pada jarak pandang di beberapa wilayah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. 





Hujan menjadi harapan agar asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan dapat berangsur hilang.





"Asap ini tidak ada teknologi untuk menghilangkannya, hanya ada dua cara. Yang pertama angin, yang kedua hujan," kata kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto saat mengerahkan tiga armada pesawat Cessna Caravan untuk operasi modifikasi cuaca (OMC)





Suharyanto mengatakan, sekecil apapun potensi adanya awan hujan, kita akan maksimalkan untuk modifikasi cuaca, untuk mendatangkan hujan buatan.





Karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan tiga armada pesawat Cessna Caravan guna mengoptimalkan upaya hujan buatan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. 





Perkuatan armada ini dilaksanakan sejak Selasa (22/9). Tiga Bandar Udara disiagakan sebagai base operasi modifikasi cuaca ,yakni Bandara Tjilik Riwut di Kota Palangkaraya dan Bandara Iskandar di Kota Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah serta Bandara Syamsudin Noor di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.





Optimalisasi OMC merupakan arahan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto yang disampaikannya pada rapat evaluasi dan koordinasi penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah dan Selatan. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB
X