Capaian lebih dari 4 juta ton tahun 2026 juga melampaui realisasi tahun 2025 yang yang tercatat sebanya 3.191.969 ton setara beras dan sekaligus jauh berada di atas angka target pengadaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Pengadaan beras dilakukan secara masif melalui jaringan Bulog di berbagai wilayah sentra produksi dengan melibatkan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, serta berbagai pemangku kepentingan.
Dalam pelaksanaan pengadaan tahun 2026, Bulog mengoptimalkan seluruh
instrumen pengadaan mulai dari penguatan jaringan pembelian di tingkat produksi,
peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan, hingga percepatan
penyerapan pada momentum pada musim panen.
Rekor pengadaan tersebut menjadi kado terbaik menuju 2 tahun kepemimpinan
Presiden Prabowo Subianto dan semakin memperkuat posisi BULOG dalam
menjalankan peran strategisnya melalui tiga pilar ketahanan pangan nasional, yakni
menjaga ketersediaan pangan, mendukung stabilisasi harga di tingkat produsen dan
konsumen, serta mengelola cadangan pangan Pemerintah.