Sabtu, 10 Oktober 2026

Sinergi DPRA dan Pers Di Aceh Lewat Dialog Ngopi Sore

Photo Author
Azhari Z, AenteNews.com
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 11:48 WIB
DPR Aceh dan Insan Pers menggelar dialog Ngopi Sore di warung kopi di Banda Aceh, Kamis (8/10). (Dok Warta Sekber)
DPR Aceh dan Insan Pers menggelar dialog Ngopi Sore di warung kopi di Banda Aceh, Kamis (8/10). (Dok Warta Sekber)

Banda Aceh (Aentenews) - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Saifuddin Muhammad menilai bahwa kegiatan Ngopi Sore antara pimpinan DPRA dengan insan pers sebagai wujud dari sinergitas bersama dalam menyampaikan berbagai informasi tentang capaian dalam membangun Aceh.

Hubungan yang baik antara DPR Aceh dan pers juga diperlukan untuk memastikan berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat dapat dikonfirmasi secara langsung sehingga pemberitaan yang disampaikan kepada publik lebih akurat.

“Ngopi bareng DPR Aceh ini sangat baik untuk membangun sinergi antara wartawan dengan DPR Aceh. Ini juga menjadi kesempatan untuk memvalidasi isu-isu terkini agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar dan akurat,” kata Saifuddin di Banda Aceh, Kamis malam.

Hal tersebut disampaikan dalam program Ngopi Sore antara pimpinan DPRA dengan puluhan insan pers dari berbagai media di Aceh. Dialog Ngopi Sore DPRA dan insan pers yang dimoderatori wartawan senior, Azhari.

Para pimpinan fraksi, yakni Arif Fadillah ( Ketua Fraksi Partai Demokrat), Nurdiansyah Alasta (Fraksi Partai Demokrat), Abdurrahman Ahmad (Ketua Fraksi Gerindra), Amiruddin Idris (Ketua Fraksi PPP-PAS), Nurchalis ( Ketua Fraksi NasDem), Muhammad Rizky (Ketua Fraksi Golkar-PAN-PDA), serta Fuadri (Fraksi PAN).

Saifuddin berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan secara berkala sebagai wadah komunikasi terbuka antara DPR Aceh dan insan pers.

“Ke depan, kegiatan ngopi bareng DPR Aceh ini bisa kita buat lagi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, wartawan juga mengangkat sejumlah isu yang tengah menjadi perhatian publik Aceh. Salah satunya mengenai realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Aceh yang berkaitan dengan penanganan dan pemulihan pascabencana.

Selain persoalan TKD, pembahasan juga menyentuh regulasi bendera Aceh serta sejumlah isu aktual lainnya yang berkembang di masyarakat.

Sesi diskusi berlangsung secara terbuka melalui tanya jawab antara wartawan dengan pimpinan dan anggota DPR Aceh. Pertanyaan yang disampaikan wartawan kemudian dijawab oleh anggota DPR Aceh sesuai dengan bidang tugas dan komisi masing-masing.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat memperkuat keterbukaan informasi publik sekaligus membangun komunikasi yang lebih intensif antara DPR Aceh dan media dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan serta persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat Aceh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Azhari Z

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB
X