Senin, 5 Oktober 2026

Edukasi dini, antusias murid ikuti simulasi gempa dan tsunami di Banda Aceh

Photo Author
Ampelsa Ps, AenteNews.com
- Senin, 5 Oktober 2026 | 12:40 WIB
Seorang guru bersama siswa berjalan menuju titik kumpul saat berlangsung simulasi gempa dan tsunami di SDN 67 percontohan Banda Aceh, Senin (5/10/2026). Aentenews Foto/Ampelsa.
Seorang guru bersama siswa berjalan menuju titik kumpul saat berlangsung simulasi gempa dan tsunami di SDN 67 percontohan Banda Aceh, Senin (5/10/2026). Aentenews Foto/Ampelsa.

 

 

Banda Aceh  (Aentenews) – Seperti biasa pada setiap hari Senin, siswa Sekolah Dasar Negeri 67 percontohan  itu mengikuti upacara bendera sebelum memulai kegiatan belajar mengajar di ruang kelas masing masing.

Beberapa menit saat berlangsung proses belajar mengajar di ruang kelas, suasana dikagetkan dengan gempa bumi yang dirasakan kuat  dan kemudian menyusul suara sirine peringatan dini yang berpotensi terjadi bencana tsunami.

Sejumlah siswa yang berlindung di bawah meja belajar bergegas keluar ruang kelas dengan dipandu para guru seraya memberikan arahan kepada siswa agar tidak panik menuju titik kumpul di halaman sekolah.

Sambil menunggu pemberitahunan dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) bahaya akan terjadi tsunami, para siswa di titik kumpul berzikir dan berdoa untuk keselamatan agar terhindar dari bahaya bencana alam.

 

Sejumlah siswa berlindung di bawah meja belajar saat berlangsung simulasi gempa dan tsunami di SDN 67 percontohan Banda Aceh, Senin (5/10/2026). Aentenews Foto/Ampelsa.

Inilah respon cepat dan siaga yang dilakukan siswa bersama guru dalam praktek simulasi gempa dan tsunami pada pagi di sekolah tersebut  yang diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh bersama mahasiswa peduli bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh Cut Ahmad Putra di sela kegiatan simulasi gempa dan tsunami di SDN 67 Percontohan itu menyatakankan simulasi ini sudah menjadi agenda rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadap bencana yang kapan saja dapat terjadi .

 

“Hari ini kami melatih kesiapsiagaan siswa dan memberikan edukasi yang membutuhkan proses pada kegiatan simulasi gempa dan tsunami,”  Cut Ahmad Putra.

 Ratusan siswa diberikan pelatihan dan edukasi mulai dari langkah  awal  kesiapsiagaan jika terjadi gempa dan tsunami . Mereka berlindung di meja belajar dan kemudian menuju titik kumpul di halaman sekolah dengan tetap melindungi kepala dengan tas sekolah.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa Ps

Tags

Terkini

Insan pers Aceh berduka, H Sjamsul Kahar meninggal dunia

Kamis, 24 September 2026 | 09:00 WIB

Perlindungan pekerja rentan di Banda Aceh

Senin, 21 September 2026 | 17:18 WIB

Biaya produksi kapal ikan meningkat

Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB

Eksploitasi berlebihan ancam populasi hiu

Senin, 21 September 2026 | 12:01 WIB

Segera dibangun di Kota Banda Aceh, Hotel Aceh Heritage

Sabtu, 19 September 2026 | 09:06 WIB

Budaya Jumat Bersih ASN di Banda Aceh

Jumat, 18 September 2026 | 09:57 WIB

Dihukum hingga 100 kali cambuk

Kamis, 17 September 2026 | 14:53 WIB

Antrean warga paket sembako subsidi

Rabu, 16 September 2026 | 12:25 WIB

Harga bawang stabil, cabai naik 100 persen

Rabu, 16 September 2026 | 11:55 WIB

Lonjakan harga ayam potong di Aceh

Rabu, 16 September 2026 | 10:51 WIB

Mungkin minuman ini yang cocok untuk anda di musim panas

Minggu, 13 September 2026 | 13:39 WIB

Panen tiram di waduk pengendalian banjir

Minggu, 13 September 2026 | 09:42 WIB

Alih fungsi lahan tambak untuk perumahan

Sabtu, 12 September 2026 | 23:35 WIB

Hutan manggrove pesisir Banda Aceh terancam hilang

Sabtu, 12 September 2026 | 23:05 WIB

Burung kuntul terancam pembangunan rumah

Sabtu, 12 September 2026 | 22:37 WIB
X