Minggu, 4 Oktober 2026

Start dari Posisi Ke-18 di Motegi, Veda Ega Pratama Bidik Hasil Maksimal

Photo Author
Azhari Z, AenteNews.com
- Minggu, 4 Oktober 2026 | 08:03 WIB
Pembalap muda Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama  (/foto instagram @veda_54)
Pembalap muda Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama (/foto instagram @veda_54)

 

(Aentenews) - Pembalap muda Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, bersiap menghadapi tantangan besar dalam balapan kelas Moto3 Grand Prix Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi hari ini Minggu 4 Oktober 2026.

Akhir pekan ini menyita perhatian publik Tanah Air menyusul perjuangan sang debutan yang harus memulai perlombaan dari barisan tengah-belakang.

Perjalanan Veda menuju balapan utama sebenarnya dimulai dengan catatan yang sangat menjanjikan. Pada sesi latihan hari pertama, pemuda asal Gunungkidul tersebut tampil kompetitif di lintasan.

Seperti dikutip dari MotoGP.com, Veda sempat berada di luar zona sepuluh besar pada paruh sesi, Veda melakukan gebrakan krusial pada percobaan terakhirnya. Ia sukses mempertajam catatan waktunya hingga menembus angka 1 menit 55,597 detik.

Torehan tersebut mengantarkannya finis di posisi kedelapan, sekaligus mengamankan tiket kelolosan otomatis langsung ke sesi Kualifikasi 2 tanpa harus melalui sesi awal.

Performa impresif itu turut mendapat apresiasi dari manajemen tim yang memuji peningkatan kecepatan sang pembalap dalam memangkas selisih waktu dari para rival di barisan depan.

Kendati demikian, rintangan berat menghadang saat sesi kualifikasi penentuan posisi start berlangsung. Dalam upaya memacu kendaraan demi mendapatkan hasil terbaik, Veda mengalami insiden kecelakaan di tikungan sirkuit.

Kejadian tersebut menghentikan usahanya lebih cepat dan memaksanya harus puas menempati posisi start ke-18 untuk balapan utama hari ini.

Menanggapi hasil tersebut, Veda memilih bersikap ksatria dan tidak mencari-cari alasan atas insiden yang dialaminya.

Ia menyatakan bahwa kejadian di lintasan merupakan bagian dari proses pembelajaran penting bagi seorang pembalap untuk terus berkembang di ajang balap level dunia.

Walaupun harus memulai lomba dari barisan belakang, semangat juang pembalap andalan Indonesia ini sama sekali tidak surut.

Berbekal ritme kecepatan motor yang terbukti kompetitif sepanjang sesi latihan bebas sebelumnya, Veda optimis bahwa potensi kendaraannya jauh lebih baik daripada posisi start yang dimilikinya saat ini.

Ia bertekad untuk mengerahkan kemampuan maksimal demi melakukan aksi pemulihan posisi dan merangsek naik ke barisan depan guna mendulang hasil positif di markas besar Honda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Azhari Z

Tags

Terkini

X