Sabang (Aentenews) - Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak masyarakat untuk memanfaatkan produk dan jasa pelaku UMKM lokal, sebagai upaya bersaama dalam mendorong ekonomi di kota wisata ini. "
"Mari mendukung UMKM lokal, mulai dari fesyen ecoprint hingga jasa menjahit dan membordir," katanya saat membuka Lomba Fashion Show Casual Ecoprint IPEMI di Kota Sabang, Sabtu (17/10).
Lomba tersebut merupakan rangkaian peringatan Milad Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) ke-6 yang turut dirangkai dengan bazar UMKM. Sebanyak 20 pelaku UMKM berpartisipasi dalam bazar tersebut, sementara lomba fashion show diikuti 36 peserta dari kalangan umum dan perwakilan instansi.
Wali Kota Sabang mengapresiasi kontribusi para anggota IPEMI dalam mengembangkan usaha dan potensi ekonomi masyarakat. Perkembangan ecoprint di Kota Sabang dapat menjadi peluang baru bagi pelaku UMKM untuk terus tumbuh dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“Kami yakin dengan kehadiran ecoprint yang begitu aktif di Sabang, UMKM yang ada di Sabang akan semakin meningkat dan berkembang. Harapan kami, ibu-ibu harus optimis dalam menjalankan kegiatan ini,” ujarnya.
Menurutnya, produk ecoprint memiliki potensi untuk semakin diminati masyarakat, khususnya sebagai bahan pakaian untuk berbagai kegiatan. Para pelaku usaha agar memperhatikan kualitas desain dan hasil jahitan sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasaran.
Wali Kota Sabang juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan jasa dan keterampilan pelaku usaha lokal, termasuk penjahit dan pembordir yang ada di Sabang. Ia menilai, kemampuan pelaku UMKM setempat perlu terus dipromosikan agar semakin dikenal masyarakat luas.
“Apabila ada orang Sabang yang bisa menjahit dengan bagus, kenapa kita harus menjahit di luar Sabang? Manfaatkan UMKM, ibu-ibu yang bisa membordir dan menjahit yang ada di Sabang,” katanya.
Selain kualitas produk, Wali Kota Sabang menekankan pentingnya keramahan dan pelayanan dalam menjalankan usaha. Kenyamanan pelanggan harus menjadi perhatian utama agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Yang saya pikirkan, bagaimana supaya orang senang. Kalau orang sudah senang, kita sudah untung,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...