Karena itu, Mulyadi menilai kehadiran Giuseppe Garibaldi tidak boleh berhenti pada penambahan kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Pengalaman mengoperasikan kapal induk tersebut perlu dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia sekaligus penguasaan teknologi pertahanan di dalam negeri.
Ia secara khusus menekankan pentingnya keterlibatan PT PAL Indonesia agar pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi pengembangan kemampuan industri pertahanan maritim nasional.
“Kalau memang ini menjadi bagian dari kita untuk mempelajari teknologi kapal induk, menuju PT PAL agar ke depan kita bisa memiliki atau membangun kapal induk sendiri dengan mempelajari teknologi yang disisipkan oleh kapal induk ini. Jadi transfer of knowledge, transfer pengetahuan, transfer teknologi, itu sesuatu yang sangat diperlukan,” tegasnya.
Pemerintah sebelumnya juga menyatakan Giuseppe Garibaldi akan dimodifikasi di PT PAL sesuai kebutuhan pertahanan Indonesia. Keterlibatan industri pertahanan dalam negeri tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan kemampuan nasional dalam penguasaan teknologi kapal perang.
Aentenews by Ampelsa