Foto instagram bpodt
Medan, Sumatera Utara (Aentenews) - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) meluncurkan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2026 di Kawasan Danau Toba.
Pelaksana tugas Direktur Utama BPODT, Arditama Nusantara Putra di Medan, Jumat, menilai program strategis ini diharapkan dapat memperkokoh akar tradisi lokal sebagai daya tarik utama pariwisata berkelas dunia di Danau Toba.
Kegiatan dimulainya GSMS 2026 pada 20 dan 21 Juli 2026 di tiga kabupaten di kawasan Danau Toba. Enam Sekolah Menengah Pertama (SMP) terpilih menjadi pelaksana program GSMS meliputi SMP Negeri 4 Laguboti, SMP Swasta Budi Darma Balige, dan SMP Negeri 2 Ajibata di Kabupaten Toba.
Kemudian SMP Negeri 1 Doloksanggul di Kabupaten Humbang Hasundutan; serta SMP Negeri 1 Palipi dan SMP Negeri 2 Simanindo di Kabupaten Samosir.
Arditama menekankan bahwa pengembangan pariwisata yang berkelanjutan tidak terlepas dari peran sumber daya manusia dan kebudayaannya.
"Pariwisata tidak hanya soal keindahan alam, tetapi juga tentang manusia dan budayanya. Melalui GSMS, kami ingin memastikan generasi muda memiliki ruang untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya daerahnya. Ini adalah fondasi penting dalam memperkuat citra Danau Toba sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia," ujar Arditama.