Satu dari 58 unit hunian sementara (Huntara) yang ditempati korban bencana banjir rusak berat akibat diterjang angin kencang di kabupaten Aceh Utara, Selasa (2/6/2026). Foto Dok BPBD Aceh Utara.
Aceh Utara (Aentenews) - Sebanyak 58 unit rumuah hunian sementara (huntara) yang ditempat penyintas bencana banjir dilaporkan mengalami kerusakan berat dan ringan akibat diterjang angin kencang di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 17.10 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh membenarkan puluhan huntara rusak diterjang angin kencang di Kecamatan Langkahan, kabupaten Aceh Utara. Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, sejumlah barang perabotan rumah mulik warga korban bencana mengalami kerusakan.
“Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, di Banda Aceh, Rabu (3/6/2026). membenarkan telah terjadi angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Utara pada Selasa sore dan berdampak pada puluhan huntara rusak berat dan ringan.
Ia mengatakan, terdapat empat lokasi huntara yang rusak akibat angin kencang, yakni di desa Rumoh Rayeuk, desa Buket Linteung, desa Geudumbak, dan desa Langkahan dalam wilayah kecamatan Langkahan, kabupaten Aceh Utara.
Adapun rician huntara terdampak, di antaranya di desa Rumoh Rayeuk sebanyak 36 unit, 11 unit di antaranya rusak berat (RB), 20 unit rusak sedang (RS), dan 5 unit rusak ringan (RR)
Sementara itu, di Gampong Buket Linteung, tepatnya di Dusun Leubok Meuku, tercatat 7 unit huntara mengalami rusak berat, di desa Geudumbak, 10 unit huntara terdampak dengan rincian 4 unit rusak berat, 4 unit rusak sedang, dan 2 unit rusak ringan. Sedangkan di Desa Langkahan terdapat 5 unit huntara mengalami rusak ringan.