Banda Aceh (Aentenews) - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh mengencarkan penanganan stunting melalui program efisiensi yang dikemas dalam program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau sebelumnya pencegahan stunting melalui gerakan orang tua asuh cegah stunting (Geting) , Namun tahun ini melalui program efisiensi. Efisiensi itu bukannya di pusat aja, tapi di provinsi, kabupaten/kota hingga ke tingkat desa,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, di Banda Aceh, Selasa (14/2).
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Daerah Program pembangunan Keluarga Kependudukan dan keluarga Berencana serta Percepatan Penurunan Stunting Tingkat perovinsi Aceh.
Dalam program baru efisiensi itu, BKKBN mengintip bagaimana peluang apa yang bisa kita ambil sehingga tidak tumbuh stunting yang baru. Bapak Presiden punya program MBG yang dapat dimanfaatkan dalam penanganan stunting.
Kebijakan Pak Presiden menyatakan 10 persen dari dapur-dapur SPPG yang membagi makanan bergizi itu adalah untuk program 3B, yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
“Nah kenapa itu penting? Kalau itu jalan ya, itu kita bisa menghambat tidak timbulnya stunting-stunting yang baru. Alasannya begitu, stuntingnya ada, diobati, tapi fenomena.
Kemarin itu kenapa stunting kita juga masih tinggi? Karena tumbuhnya stunting baru,” ujarnya.