Hartapan warga pengungsi korban bencana, pembangunan kontruksi rumah moduler berukuran lebar 3 meter dan panjang 6 meter berbentuk segi empat dilengkapi fasilitas dan selesai dibangun untuk ditempati sebelum bulan Ramadhan.
“Kami berharap rumah mudoler selesai dibangun dan ditempat sebelum Ramadhan,” kata pengungsi,Mariani.
Sebanyak 20 unit rumah moduler yang dibangun di desa yang pertama terdampak banjir bandang karena bermukim di hulu sungai wilayah Pidie Jaya itu, merupakan bantuan dari lembaga kemanusian digital Kitabisa.com berkerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Nasional, Salam Sejahtera.
Desa Lhok Sandeng, yang berada di kawasan pegunungan yang ditanami puluhan ribu hektare lahan perkebunan kelapa sawit itu berjarak sekitar dua jam perjalanan mengendari kendara roda empat dari ibukota Mereude, kabupaten Pidie Jaya.
Semoga bantuan rumah bukan yang terakhir yang diharapkan pengungsi,tetapi berlanjut bagaimana kami juga mendapat kepastian dari pemerintah status tanah dan rumah yang sudah hilang akibat banjir serta bangkit untuk memulai berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Aentenews by Ampelsa.