Gayo Lues (Aentenews) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memastikan warga korban bencana yang masih menempati tenda pengungsian di kabupaten Gayo Lues, Aceh sudah menempati hunian sementara (Huntara) sebelum lebaran Idul Fitri 2026.
“Targetnya tidak ada lagi warga korban bencana yang tinggal di tenda pengungsian menjelang lebaran tahun ini, “ kata kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, saat mengunjungi hunian sementara (huntara) di Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, pada Rabu (11/3/2026.
Kepala BNPB Suharyanto memastikan, untuk Kabupaten Gayo Lues, sudah tidak ada lagi masyarakat terdampak bencana yang tinggal di tenda pengungsian sebelum lebaran Idul Fitri 2026.
Data sementara BNPB hingga Selasa (10/3/2026), mencatat target pembangunan huntara di Kabupaten Gayo Lues mencapai 1.713 unit, sedangkan unit yang telah selesai dibangun sebanyak 1.518 huntara atau hampir mencapai 90 persen.
Menanggapi keluhan sejumlah keluarga yang masih menunggu proses penyelesaian huntaranya, Kepala BNPB akan menempatkan sementara waktu mereka ke tempat yang lebih layak, seperti gedung balai latihan kerja yang dikelola pemerintah daerah.
Tujuannya adalah supaya semua masyarakat yang terdampak di Kabupaten Gayo Lues dapat mengikuti perayaan Idul Fitri dengan lebih baik dan lebih hikmat.
Huntara komunal tersebut dihuni 155 KK yang berasal dari kawasan tersebut. Kepala BNPB menyebutkan tempat tinggal mereka rusak akibat banjir besar pada akhir November 2025 lalu. Lahan berdiri rumahnya juga tidak memungkin lagi untuk mendirikan hunian pascabencana di lokasi tersebut.