bener-meriah

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB


Foto Dok Pemkab Bener Meriah.





Bener Meriah (Aentenews) - Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memfinalisasi program hilirisasi perkebunan kopi dengan sasaran seluas 10.200 hektare melibatkan 821 kelompok tani yang beranggotakan sebanyak 16.240 petani.





Hilirisasi perkebunan kopi merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah, Uswatun Hasanah, kamis (24/9/2026).





Dalam rapat diikuti para camat, reje, dan penyuluh pertanian dari sembilan kecamatan di Kabupaten Bener Meriah, Uswatun Hasanah lebih lanjut menyatakan program hilirisasi perkebunan telah berjalan sejak 2025, sebelum terjadinya bencana hidrometeorologi dengan total lahan seluas 10.200 hektare





Terdapat sembilan kecamatan dan 195 kampung yang terlibat dalam program hilirisasi perkebunan kopi. “Dengan melibatkan begitu banyak petani, tentu ini bukan pekerjaan mudah. Karena itu, dibutuhkan peran camat, reje, dan seluruh elemen yang terlibat di dalamnya,” ujar Uswatun.





Ia menjelaskan, proses verifikasi berjenjang dilakukan di tingkat kabupaten hingga pemerintah pusat. Berdasarkan rencana awal, pembagian bibit kopi dijadwalkan pada September 2026. Namun, hingga saat ini penyaluran masih tertunda karena proses verifikasi secara berjenjang belum selesai.





Dari total 821 kelompok tani, sebanyak 495 kelompok saat ini telah memasuki proses verifikasi di tingkat provinsi, sementara 326 kelompok lainnya masih dalam proses verifikasi di tingkat kabupaten.


Halaman:

Tags

Terkini

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Deklarasi damai menggema di Bener Meriah

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Kelahiran bayi pada HUT ke-81 RI di Bener Meriah

Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:03 WIB