Sementara, warga menyoroti kehadiran beberapa petugas BKSDA di lapangan tidak bisa diharapkan. Mereka hanya menyaksikan dan memotret gajah masuk kampung tanpa ada upaya mengusirnya.
Gajah yang sering masuk kampung dan masuk perkarangan rumah warga hanya satu ekor yang terpantau, sementara puluhan ekor lainnya sering mucul di area perkebunan dan lahan pertanian daeraah pedalaman. Tanaman yang dirusak, pisang, tebu dan tanaman kelapa
Sebelumnya pada 21 Februari 2026, dilaporkan seorang petani tewas terinjak gajah di Kampung Pantan Lah, Pintu Rime Gayo, kabupaten Bener Meriah.
“Jangan sampai menunggu adanya korban jiwa. Kalau sudah begini kondisi baru pihak BKSD serius melakukan penanganan gajah liar tersebut,” katanya Muhammad Usop
Aentenews by Ampelsa.