Pidie Jaya (Aentenews) - Daerah Irigasi Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya mengalami kerusakan yang berdampak terhambatnya suplai air ke persawahan penduduk setempat, sehingga warga melaporkan kepada Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhulullah.
"Masyarakat menyampaikan kerusakan daerah irigasi Seunong telah mengganggu aliran air untuk memenuhi kebutuhan mereka. Untuk menjaga aliran air, selama ini masyarakat secara swadaya bergotong royong agar fungsi irigasi tetap berjalan," kata Wagub di Pidie Jaya, Senin.
Wagub Aceh juga menegaskan pemerintah segera menangani agar kerusakan irigasi tersebut tidak terus berdampak berkepanjangan terhadap masyarakat.
Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk mendorong penganggaran agar revitalisasi Daerah Irigasi Seunong dapat segera dilakukan.
“Kita sudah melihat langsung kondisinya dan mendengar apa yang disampaikan masyarakat. Saya sudah berkoordinasi dengan BWS agar penanganannya dapat segera dianggarkan sehingga perbaikan bisa dilakukan,” ujarnya.
Sementara itu, di Krueng Meureudu, Wagub Dek Fadh turut meninjau penanganan yang sebelumnya telah dilakukan melalui pemasangan batu gajah. Kegiatan tersebut hingga saat ini masih berproses sesuai dengan pelaksanaan anggaran pemerintah.
Sebagai tindak lanjut, Wagub Dek Fadh menekankan Pemerintah Aceh akan terus mengawal koordinasi dengan BWS agar penanganan D.I. Seunong dapat segera direalisasikan. Upaya tersebut diharapkan dapat memulihkan fungsi irigasi dan memastikan kebutuhan air masyarakat kembali terpenuhi, khususnya bagi aktivitas pertanian di wilayah Meurah Dua.