aceh

Rektor: Zakat dan wakaf harus berdampak pada masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 21:56 WIB




Menurut dia, AISZAWA 2026 menyoroti tiga hal, yakni inovasi, tata kelola, dan kolaborasi global.





Aceh, kata Azharsyah, memiliki sejumlah modal untuk mengembangkan keuangan sosial Islam. Di antaranya keberadaan Baitul Mal, potensi wakaf, lembaga keuangan syariah, dukungan regulasi, perguruan tinggi, serta masyarakat yang memiliki tradisi filantropi.





Ia berharap Aceh dapat menjadi living laboratory pengembangan keuangan sosial Islam.





"Kami di FEBI tentu ingin berperan lebih jauh sebagai academic hub nantinya, yang menghubungkan antara research, policy, dan juga practice," ujarnya.





Dalam pembukaan AISZAWA 2026, UIN Ar-Raniry menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI), Malaysia.





MoU ditandatangani Rektor Mujiburrahman dan Rektor KUIJSI, Prof Madya Dr Hussin bin Salamon.





Kerja sama tersebut mencakup bidang akademik, penelitian, pendidikan tinggi, dan pembangunan modal insan. Kedua perguruan tinggi juga membuka peluang penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta peningkatan mutu pembelajaran.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB