Rabu, 30 September 2026

BIG susun peta bahaya banjir perkuat mitigasi pascabencana Sumatera 

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Jumat, 18 September 2026 | 11:08 WIB




Bagi BIG, pemetaan pascabencana bukan sekadar upaya mendokumentasikan dampak banjir. Data yang dihasilkan harus dapat digunakan untuk memahami perubahan wilayah dan menjadi dasar pengambilan keputusan pada tahap berikutnya.





Informasi mengenai pola genangan, kedalaman banjir, topografi, jaringan sungai, perubahan morfologi dan penggunaan lahan, serta lokasi infrastruktur dan permukiman terdampak dapat menjadi baseline untuk mengevaluasi kembali risiko banjir dan merancang langkah mitigasi yang lebih tepat.





Melalui penyediaan data geospasial yang terstandar dan terintegrasi, BIG mendorong agar rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir Sumatera tidak berhenti pada upaya mengembalikan kondisi wilayah seperti sebelum bencana. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi kesempatan untuk membangun kembali wilayah yang aman, tangguh, dan siap menghadapi risiko banjir di masa mendatang.





Aentenews/ Redaksi






Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB
X