“Kita harapkan dengan tambahan itu daerah-daerah ini, saya sudah mengeluarkan surat edaran agar memanfaatkan anggaran tambahan dari Presiden ini untuk melakukan prioritas penanganan bencana di daerah masing-masing,” ujar Tito.
Di Tapanuli Tengah, pengecekan lapangan antara lain dilakukan terhadap rencana pembangunan Sabo Dam di Sungai Tukka dan Sungai Sigala-gala oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan rencana, anggaran, dan pelaksanaan program berjalan sesuai target.
“Nah, ini yang kami cek, ya, contohnya turun ke Tapteng, kita ingin tahu. Kita sudah tahu PU akan membuat Sabo Dam anggarannya sekian di Sungai Tukka, terus Sungai Sigala-gala. Akhirnya saya cek tadi, ya, ingin meyakinkan benar enggak ini jalan,” ujar Tito.
Pengawasan lapangan akan terus dilakukan hingga Desember 2026. Satgas PRR akan memetakan program yang berjalan sesuai target dan kegiatan yang masih memerlukan percepatan, kemudian menyampaikan hasilnya kepada Presiden sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemulihan pascabencana.
Aentenews by Ampelsa