Foto ilustrasi, perajin tradisional alat musik Rapai.
Banda Aceh ( Aentenews) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2026 meningkat menjadi 12,34 persen dari 12,22 persen pada September 2025.
Jumlah penduduk miskin di Aceh pada Maret 2026 sebanyak 713,78 ribu orang, bertambah 10,40 ribu orang dibandingkan dengan September 2025 yang berjumlah 703,33 ribu orang.
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, terdapat beberapa fenomena yang terkait dengan tingkat kemiskinan di Aceh pada periode September 2025 – Maret 2026, di antaranya Pertumbuhan Ekonomi Aceh pada triwulan I-2026 mengalami kontraksi sebesar 0,65 persen dibanding triwulan III-2025 dan Inflasi Februari 2026 (y-on-y) sebesar 6,94 persen, lebih tinggi dibandingkan inflasi September 2025 (y-on-y) sebesar 4,45 persen.
Fenomena berikutnya, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Aceh pada Februari 2026 sebesar 5,88 persen,meningkat dibandingkan kondisi Agustus 2025 yang sebesar 5,64 persen, produktivitas tanaman padi pada Februari 2026 sebesar 39,01 kuintal per hektare, menurun dibandingkan dengan September 2025 yang sebesar 39,83 kuintal per hektare.
Kinerja pada sektor pertanian yang mengalami penurunan akibat dari bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025, juga menjadi fenomena menyebabkan penurunan produksi padi, tanaman hortikultura, dan sejumlah komoditas perkebunan.
Selain itu, perlambatan juga terjadi pada sektor real estat, administrasi pemerintahan,pendidikan, dan kesehatan.