Amran menambahkan, terdapat tiga pelajaran utama yang dapat diambil dari pameran tersebut. Pertama, foto-foto bencana dapat menjadi bahan edukasi sekaligus mitigasi bagi masyarakat dan generasi mendatang.
Kedua, pameran tersebut dapat menciptakan kesadaran yang lebih kuat untuk menjaga lingkungan, termasuk hutan dan alam sekitarnya.
Ketiga, bencana juga dapat menumbuhkan kepedulian serta solidaritas masyarakat untuk saling membantu.
“Ini menjadi pembelajaran berharga bagi masyarakat khususnya di Aceh, baik untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Kalau kita tidak solid dan tidak bersatu untuk menjaga alam, serta tidak meningkatkan kepedulian, tentunya bencana-bencana yang akan datang bisa terjadi lebih berat,” katanya.
Diakhir penyampaian paparannya, Amran memberikan penilaian karya para pewarta foto memiliki nilai dokumentasi yang sangat besar. Melalui foto, masyarakat yang tidak berada langsung di lokasi bencana dapat melihat kondisi yang terjadi tanpa harus datang ke daerah terdampak.
“Banyak yang tidak tahu secara persis bagaimana kondisi pada saat kejadian bencana. Tetapi melalui foto, tidak perlu sampai ke Aceh, orang bisa mengetahui seperti apa kejadian bencana di Sumatera dan Aceh khususnya,” demikian katanya.
Aentenews by Ampelsa