Rabu, 30 September 2026

Semen dan BBM langka, begini reaksi Pemerintah Aceh

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 30 Juli 2026 | 21:34 WIB


Banda Aceh (Aentenews) – Pemerintah Aceh menegaskan tidak akan  mentolerir terhadap segala tindakan kesengajaan yang menjadi penyebab kelangkaan semen dan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Aceh karena situasi tersebut telah merugikan masyarakat





"Apapun bentuk perbuatannya yang merugikan masyarakat, pasti diambil tindakan,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Kamis (30/7).





Setiap indikasi pelanggaran akan didorong untuk ditindaklanjuti oleh penegak hukum. “Pemerintah Aceh memahami keresahan masyarakat apabila terjadi gangguan pasokan BBM maupun semen, mengingat kedua komoditas tersebut merupakan kebutuhan strategis yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, pembangunan, dan kehidupan masyarakat,” kata Nurlis.





Nurlis menjelaskan bahwa Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) sudah memberi petunjuk kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun untuk membentuk tim mengurai benang kusut kelangkaan semen dan BBM tersebut.





Saat ini, sudah dibentuk tim dibawah koordinasi Asisten II (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, Teuku Robby Izra, dan melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Teuku Adi Darma, Kepala Dinas ESDM Asnawi, serta Kepala Biro Perekonomian Setda Aceh, Zaini.





Menindaklanjuti kelangkaan semen, Teuku Adi Darma telah mempertanyakannya kepada PT Solusi Bangun Andalas (produsen Semen Andalas), Kamis (30 Juli 2026). Dari Semen Andalas diperoleh jawaban bahwa dalam beberapa waktu ini permintaan semen melonjak di beberapa wilayah yang berdampak pada percepatan penyerapan stok, sementara aktivitas produksi semen berjalan tanpa kendala.





Kendati demikian, Pemerintah Aceh akan terus mencari penyebab permasalahannya sampai ke tingkat pengecer. “Tentu saja jika ditemukan perbuatan yang menyebabkan keresahan di tengah masyarakat akan diambil tindakan, dan melibatkan aparat penegak hukum dari kepolisian di Aceh,” kata Nurlis.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X