Kamis, 1 Oktober 2026

Fenomena Buck Moon

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Rabu, 29 Juli 2026 | 23:23 WIB


Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Aentenews Foto/Ampelsa





-
Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Aentenews Foto/Ampelsa




-
Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Aentenews Foto/Ampelsa




-
Fenomena Bulan Purnama Juli yang dikenal dengan nama Buck Moon menghiasi langit Kota Banda Aceh, Rabu (29/7/2026). Nama Buck Moon berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara., dimana aebutan ini merujuk pada waktu ketika rusa jantan (buck) mulai menumbuhkan kembali tanduknya yang baru setelah rontok. Meski nama tersebut berasal dari budaya tertentu, secara astronomi fenomena ini tetap merupakan fase Bulan Purnama yang dapat diamati dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Aentenews Foto/Ampelsa





Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ampelsa

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB
X