Pelaksanaan survei melalui skema Kontrak Swakelola Tipe II yang dinilai efektif, akuntabel, dan transparan dalam mendukung pengujian teknis infrastruktur sipil. Selain pemeriksaan kondisi fisik jembatan, kerja sama tersebut juga mencakup pengujian kondisi jalan menggunakan sistem Provincial Road Management System (PKRMS)guna mendukung pengelolaan jaringan jalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Guru Besar Rekayasa Jalan Raya dan Sistem Transportasi FT USK, Prof. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc.Eng menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan Pemerintah Aceh yang melibatkan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghadirkan solusi berbasis keilmuan terhadap berbagai tantangan pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur.
“Keterlibatan akademisi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap rekomendasi teknis disusun berdasarkan kajian ilmiah yang objektif sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan infrastruktur Aceh,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, USK menerjunkan tim multidisiplin yang dikoordinasikan oleh Dr. Rudiansyah, ST., MT.Tim tersebut turut diperkuat oleh sejumlah pakar, di antaranyaProf. Muttaqin, Dr. Nissa, Dr. Yusria Darma, serta ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nurul Kamal. Selain dosen dan tenaga ahli, kegiatan ini juga melibatkan pranata laboratorium serta mahasiswa sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik di lapangan.
Audit teknis mencakup pemeriksaan berbagai elemen penting struktur jembatan, seperti kondisi gelagar (girder), kualitas sambungan material, sistem perletakan, hingga identifikasi potensi korosi dan retak struktur. Seluruh hasil pemeriksaan akan dituangkan dalam laporan komprehensif yang berisi rekomendasi pemeliharaan berkala maupun perbaikan permanen sebagai bahan pertimbangan pemerintah pada tahun anggaran berikutnya.
Selain melakukan evaluasi kondisi fisik, tim kolaboratif USK juga dipercaya menjadi bagian dari core team dalam melakukan design review terhadap sejumlah perencanaan teknis pembangunan jalan dan jembatan di Aceh. Langkah tersebut bertujuan memastikan setiap proyek memenuhi standar keamanan, ketahanan struktur, serta efisiensi penggunaan anggaran.
Aentenews by Ampelsa