Rabu, 30 September 2026

Kemenag dorong UIN Ar-Raniry menuju kampus berdaya saing global

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 2 Juli 2026 | 08:46 WIB



“Predikat badan publik informatif bukan hanya soal penghargaan, tetapi tentang kepercayaan masyarakat terhadap integritas dan akuntabilitas sebuah institusi,” kata Ismail.





Menurut dia, pada 2025 baru 11 dari 58 perguruan tinggi keagamaan negeri di Indonesia yang berhasil meraih predikat badan publik informatif. Karena itu, Kementerian Agama menargetkan peningkatan jumlah PTKIN informatif hingga 50 sampai 100 persen pada tahun 2026.





Ismail memaparkan enam langkah strategis yang perlu dilakukan UIN Ar-Raniry untuk mencapai target tersebut, yakni memperkuat kelembagaan PPID, menyusun Daftar Informasi Publik (DIP) secara komprehensif, mengoptimalkan website kampus, menyediakan layanan permohonan informasi yang responsif, melengkapi dokumentasi dan laporan publik, serta membangun budaya keterbukaan di lingkungan akademik.





Ia menekankan bahwa website perguruan tinggi harus menjadi etalase utama keterbukaan informasi dengan memuat profil dan struktur organisasi, laporan keuangan, laporan kinerja, pengadaan barang dan jasa, hasil penelitian, mekanisme pengaduan masyarakat, hingga daftar informasi publik yang dapat diakses dengan mudah.





“Informasi adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat, bukan sesuatu yang harus disembunyikan. Kampus yang transparan akan memperoleh kepercayaan publik yang lebih besar dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujarnya.





Selain membahas keterbukaan informasi, Ismail juga mengapresiasi capaian akademik UIN Ar-Raniry dalam beberapa tahun terakhir, antara lain perolehan akreditasi institusi unggul, peningkatan jumlah jurnal terakreditasi nasional dan internasional, serta capaian pemeringkatan Scimago yang menempatkan kampus tersebut di jajaran PTKIN terbaik di Indonesia.





Menurut dia, prestasi akademik tersebut harus diiringi dengan penguatan tata kelola informasi publik dan percepatan digitalisasi layanan agar transformasi menuju kampus kelas dunia dapat berjalan secara berkelanjutan.





Workshop itu sekaligus menjadi bagian dari upaya UIN Ar-Raniry memperkuat transparansi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mewujudkan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang informatif, akuntabel, dan kompetitif di tingkat global.//Redaksi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB

Terpopuler

X