Selain itu, katanya tercatat sebanyak 27 kasus saat bencana banjir di Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur dan kasus itu tidak ada lagi
“Alhamdulillah , sebanyak 27 orang itu sekarang sudah tidak ada lagi . Untuk saat ini kasus campak di Aceh sekitar 15 kasus. Dengan ada kasus itu Aceh masuk dalam status KLB.
Ia mengimbau, tenaga kesehatan agar lebih waspada, sambil melayani masyarakat juga berperan mensosialisasikan kepada pasien terkait penularan campak.
Terkait sasaran tenaga kesehatan imunisasi capak, lebih kurang 15 ribu nakes yang tersebar di rumah sakit umum daerah dan pusat, belum lagi termasuk rumah sakit swasta atau klinik.
Program imunisasi campak tenaga kesehatan ini berlangsung di 14 provinsi di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan beberapa provinsi lainnya.
Sementara, Kementerian Kesehatan, mencatat peningkatan kasus suspek campak di Indonesia pada awal 2026 menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pemerintah. Dalam periode tersebut, tercatat lebih dari 8.000 kasus suspek campak, disertai 21 kejadian luar biasa (KLB) di 17 kabupaten/kota yang tersebar di 11 provinsi.
Aentenews by Ampelsa,