Banda Aceh (Aentenews) – Pemerintah Aceh menggelar imunisasi campak menyasar ribuan tenaga kesehatan (Nakes) dan termasuk tenaga dokter menyusul terbitnya izin perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) dari BPOM.
Pelaksanaan imunisasi campak, merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Kesehatan bahwa seluruh tenaga kesehatan, baik di rumah sakit daerah dan pusat di seluruh Indonesia.
Dalam pelayanan, tenaga kesehatan mau tenaga dokter merupakan garda terdepan yang berisiko tinggi terjadinya penyebaran penyakit campak, sehingga imunisasi campak dibutuhkan dalam meningkatkan imun.
“Mereka tenaga kesehatan bisa menjadi imun dan pelayanan-pelayanan yang sangat sensitif nakes berada terdepan. Mudah-mudahan bisa menghindari setelahnya dilakukan vaksinasi campak,” Kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus di Banda Aceh, Rabu (22/4/2026).
Dikatakannya, vaksinasi campak terhadap nakes dan dokter di Aceh setelah munculnya kasus tersebut dan terdapat peningkatan pertama sekali di provinsi Aceh.
“Ya, memang kalau melihat dari kasus, ada peningkatan pertama sekali di provinsi Aceh ini,” tambahnya.
Terkait kasus campak, Ferdiyus menyatakan , hasil laporan sebelumnya di Aceh Besar terdapat tujuh kasus campak dan mudah-mudahan kasus tersebut tidak ada yang menular.