HIMKI juga menekankan pentingnya sinergi dengan Pemerintah Provinsi Aceh serta pemerintah kabupaten/kota agar industri mebel dan kerajinan dapat menjadi salah satu sektor unggulan daerah.
“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membangun ekosistem industri yang kuat, terstruktur, dan berkelanjutan. HIMKI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” tambah Abdul Sobur.
Semangat kolaborasi dan kerja nyata harus tumbuh di Aceh sehingga menjadi salah satu pilar industri kreatif nasional yang berdaya saing tinggi di pasar global.
Pada kesempatan itu, Ketua DPD HIMKI Aceh yang baru, Kliwon Sutiman, mengatakan dalam program perdananya akan menggerakkan kembali roda HIMKI untuk memajukan industri mebel dan kerajinan di Aceh.
Kliwon Sutiman menyatakan akan merangkul para UKM yang jumlahnya lumayan banyak. Pengurus baru juga akan berkolaborasi dengan Pemda Aceh sehingga anggota HIMKI Aceh bisa berpartisipasi di pameran IFEX 2026.
Pembentukan pengrus baru DPD HIMKI Aceh itu turut di hadiri pejabat Dispensridag Aceh, Kabid industri kecil, Dinas Koperasi provinsi Aceh, dan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh dan Dinas UMKM kota Banda Aceh serta instansi pemerintah lainnya.
“HIMKI siap menjadi mitra strategis bagi Aceh dalam mendorong kebangkitan industri mebel dan kerajinan, agar tidak hanya tumbuh di daerah, tetapi juga mampu menembus pasar dunia, “ katanya.
Aentenews by Ampelsa