Ketua Yayasan Anak Bangsa Aceh Tenggara, Dr Sunawardi MM menyatakan bahwa otoritas kampus terus berbenah secara kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan zaman. Menurut dia, ilmu yang diperoleh dalam proses pembelajaran tidak boleh berhenti, melainkan harus bersifat transformatif dalam merespons tantangan global.
Sementara itu, Ketua STKIP Usman Safri Kutacane, Ati Rosmiati, berharap pesan yang disampaikan dalam orasi ilmiah tersebut dapat menjadi pegangan para lulusan dalam mengabdikan ilmu pengetahuan bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran alumni sebagai agen perubahan, khususnya di daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara turut memberikan apresiasi atas kontribusi STKIP Usman Safri Kutacane dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan terus diperkuat demi pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.//Redaksi.