Foto Aentenews/Ampelsa
Aceh Utara ( Aentenews) - Sebanyak 60 unit hunian sementara (huntara) untuk warga terdampak bencana banjir dan longsor kembali dibangun di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan huntara ini dibangun sistem modular dengan rangka baja ringan, sehingga proses konstruksi dapat berlangsung cepat tanpa mengurangi kualitas bangunan.
“Huntara di Langkahan diprioritaskan untuk memastikan warga terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak,” kata Murthalamuddin, Rabu (14/1).
Dia menyebut 60 unit huntara itu dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang ditangani langsung Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU dengan pelaksana PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Saat ini, telah dilakukan tahapan awal berupa _clearing_ (pembersihan) dan pekerjaan awal struktur (umpak) di lahan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara itu.
“Huntara dibangun lima blok beserta area utilitas dengan total luas bangunan 1.440 meter persegi,” ujar Murthalamuddin.