Banda Aceh (Aentenews) - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Dedy Yuswadi, menilai perkembangan positif sektor pariwisata dengan gencarnya promosi berbagai destinasi unggulan melalui berbagai event baik di dalam maupun kuar daerah.
“Aceh memiliki lebih dari 840 objek wisata dan 1.269 situs cagar budaya. Potensi ini hadir dalam beragam bentuk, yakni wisata bahari, alam, budaya, religi, kuliner, hingga heritage,” katanya di Banda Aceh, Selasa.
Hal senada juga disampaikan saat pembukaan Rakerda Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Aceh di Hip Hope Hotel Banda Aceh, 28 Oktober 2025
Dedy menambahkan, penghargaan yang diraih Aceh dalam ajang wisata halal menjadi bukti keseriusan pemerintah dan pelaku usaha.
“Dengan semangat The Light of Aceh, kita ingin menjadikan Aceh semakin dikenal sebagai destinasi wisata halal unggulan,” katanya seraya menambahkan hal tersebut juga disampaikan pada saat.
Saat ini, Aceh telah memiliki lebih dari 830 hotel bintang dan non-bintang serta 2.335 restoran dan rumah makan. Infrastruktur ini, menurut Dedy, menjadi modal kuat untuk mendukung kunjungan wisatawan. Pemerintah juga terus mendorong investasi dan perbaikan iklim usaha agar pariwisata menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Kami berharap Rakerda ini melahirkan program-program visioner yang memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha hotel dan restoran. Bersama-sama, mari kita majukan pariwisata Aceh agar semakin diminati wisatawan nusantara maupun mancanegara,” tuturnya.