pidie-jaya

Sekolah di Pijay berlanjut ditengah lumpur

Senin, 5 Januari 2026 | 18:04 WIB



“Mari bang kit semangat, semngat, semangat. Kita memang dalam kondisi bencana, tapi kita haru sekolah dan bangkit Bergama,” kata Muhammad Diah.





Selain Kegiatan Belajar Mengajar di SMA 2, kondisi hari pertama sekolah juga Berlangsung di SMP 2 Meuredu.





Di SMP 2 Meredu yang berdampingan dengan SMA 2 itu, hanya dihadiri tiga siswa yang direncanakan memulai kegiatan belajar di tenda bantuan Kemendikdasmen.





Tiga murid SMP 2 yang sudah datang pada hari pertama ke sekolah untuk mengikuti ,kegiatan belajar mengajar berakhir batal, karena para guru mereke tidak hadir.





Hingga menjelang pukul 10.00 WIB, tiga murid SMP 2 yang sudah swap mengikuti kegiatan belajar mengajar akhir pulang kerumahnya. Tidak ada yang mengetahui penyabab guru tidak hadir di sekolah itu, termasuk murid muridnya.





-




Machsalmina , salah seorang murid SMP 2 yang hadi bersama dua temannya, mengaku tidak mengetahui ketidakhadiran gurunya pada hari pertama sekolah.





Tenda belajar sudah tersedia di SMP 2 itu, tiga murid yang datang kesekolah bertalan kaki dan melintasi jalan desa berlumpur, alhier pulang ke rumahnya masing masing.





Sementara, suasana lain juga berlangsung pada hari pertama KBM di MIN 2 Mereudu, sejumlah siswa yang adir tanpa pakaian seragam sekolah mendapat sambutan hangat dari guru mereka. Kegiatan hari pertama sekolah di MIN 2 dimeriahkan dengan pembagian buku dan alat tulis serta makanan ringan.//Ampelsa.

Halaman:

Tags

Terkini

Penghuni huntara tetap peroleh bantuan pangan

Kamis, 24 September 2026 | 22:44 WIB

Elegi lima bersaudara hidup mandiri tanpa pendamping

Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Murid di Huntara Berangkat ke Sekolah

Rabu, 29 April 2026 | 16:01 WIB

Pembangunan Huntap di Pidie Jaya

Rabu, 29 April 2026 | 15:32 WIB

Bersihkan lumpur banjir

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:03 WIB

Bantuan Relawan Malaysia untuk pengungsi Aceh

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:16 WIB