Rabu, 30 September 2026

Pidie Jaya Kembali Banjir, Korem Lilawangsa Kerahkan Prajurit  Bantu Warga 

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Kamis, 9 April 2026 | 09:16 WIB
Prajurit TNI membersihkan umpur dan sampah saat banjir di  Pidie Jaya, Rabu(8/4/2026) mala. Foto Dok Penrem Lilawangsa.
Prajurit TNI membersihkan umpur dan sampah saat banjir di Pidie Jaya, Rabu(8/4/2026) mala. Foto Dok Penrem Lilawangsa.


Pidie Jaya  (Aentenews)- Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, mengerahkan sejumlah personel ke sejumlah lokasi yang terdampak banjir susulan dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak  di Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (8/4/2026) malam.





“Langkah ini diambil setelah 13 Desa di Dua Kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 70 Centimeter,” kata Danrem 011 Lilawangsa di Lhokseumawe, kabupaten Aceh Utara.





Dalam upaya penangan kondisi derah terdampak banjir susulan itu, Korem Lilawangsa menerjunkan sejumlah prajurit dari Kodim 0102 dan Yon TAPI 857 ke kabupaten Pidie Jaya. Kabupaten Pidie Jaya salah satu daerah terparah terdampak banjir bandang pada 26 November 2025.





Dikatakannya, banjir susulan yang bercampur sisa lumpur mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB akibat tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan debit air sungai meluap. Selain merendam rumah warga di Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua, air juga menggenangi jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh.





Brigjen TNI Ali Imran melaporkan, titik terparah terendam banjir berada di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Meureudu. "Jalan lintas Medan-Banda Aceh di lokasi tersebut belum bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4. Namun, truk dan mobil besar masih dapat melintas," jelas Danrem.





Ali Imran menginstruksikan personil TNI di daerah itu tetap bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, membersihkan material banjir, dan memantau debit air secara berkala guna mengantisipasi banjir susulan. 





Sementara itu, Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, mengingat masyarakat untuk tetap waspada dan mencari tempat yang lebih aman jika debit air terus meningkat. Tim gabungan TNI-Polri dan SAR tetap disiagakan di titik-titik rawan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Penghuni huntara tetap peroleh bantuan pangan

Kamis, 24 September 2026 | 22:44 WIB

Elegi lima bersaudara hidup mandiri tanpa pendamping

Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Murid di Huntara Berangkat ke Sekolah

Rabu, 29 April 2026 | 16:01 WIB

Pembangunan Huntap di Pidie Jaya

Rabu, 29 April 2026 | 15:32 WIB

Bersihkan lumpur banjir

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:03 WIB

Bantuan Relawan Malaysia untuk pengungsi Aceh

Kamis, 26 Februari 2026 | 16:16 WIB
X