Perubahan pada sistem kendaraan, terutama kelistrikan, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas komponen dan kebutuhan daya.
Sebagai contoh, penggunaan lampu dengan konsumsi daya yang tidak sesuai atau pemasangan perangkat tambahan tanpa instalasi yang benar dapat membebani sistem kelistrikan. Modifikasi sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional dengan komponen yang sesuai spesifikasi.
9. Menyimpan benda mudah terbakar di dalam kabin
Kabin mobil dapat mengalami peningkatan suhu ketika kendaraan terparkir di bawah terik matahari. Kondisi tersebut perlu diperhatikan saat membawa barang tertentu, khususnya produk bertekanan dalam kemasan aerosol.
Pemilik mobil sebaiknya memeriksa petunjuk penyimpanan pada kemasan dan tidak meninggalkan produk yang mudah terbakar atau sensitif terhadap panas di dalam kendaraan.
10. Merokok di dalam mobil
Kebiasaan merokok di dalam kendaraan juga memiliki risiko. Bara rokok yang jatuh ke jok, karpet, atau material interior lain dapat membakar bahan yang mudah terbakar.
Karena itu, pengemudi dan penumpang perlu memastikan tidak ada bara rokok yang tertinggal, termasuk ketika kendaraan ditinggalkan setelah digunakan.
Pemeriksaan berkala untuk mengurangi risiko
Kebakaran kendaraan dapat dipicu oleh berbagai kondisi, sehingga tidak tepat jika seluruh kejadian langsung dikaitkan dengan satu penyebab tertentu tanpa pemeriksaan teknis.
Artikel Terkait
Mobil tertimpa pohon, tujuh orang tewas di Pidie