nasional

Aceh Tenggara diterjang banjir,  jembatan putus dan  jalan tertimbun lumpur

Minggu, 27 September 2026 | 21:47 WIB


Foto Dok BPBD Aceh Tenggara





Aceh Tenggara (Aentenews) - Banjir luapan sungai akibat curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibat debet air sungai meluap dan merendam sejumlah rumah warga dan jembatan putus di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, sejak Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 00.15 WIB. 





Bencana tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengakibatkan debit air Sungai Lawe Kisam dan Sungai Lawe Kinga meningkat secara signifikan.





Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara, wilayah yang terdampak banjir, mencakup delapan kecamatan dengan puluhan rumah terdampak, yakni Kecamatan Lawe Sumur, Bukit Tusam, Bambel, Ketambe, Babussalam, Darul Hasanah, dan Lawe Bulan 





Dilaporkan, banjir mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian masyarakat seluas kurang lebih 50 hektare di Desa Terutung Megara Lawe Desa Kisam Gabungan. 





Banjir dan luapan sungai turut mengganggu akses transportasi masyarakat. Badan jalan Kutacane–Blangkejeren di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, tertimbun longsor dan menyebabkan tiang listrik PLN tumbang. Petugas juga menemukan pohon tumbang yang menutup akses jalan nasional pada kawasan Tanjakan Gurah Ketambe.





Akses penghubung antarkecamatan di lokasi Jembatan Natam–Simpang Empat Tanjung dan Jembatan Mbarung menuju Kecamatan Lawe Alas sudah tidak dapat dilalui karena hanyut dan tergerus arus sungai. 


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB