nasional

Salurkan 2 Triliun untuk tahap-I revitalisasi sekolah terdampak bencana

Sabtu, 30 Mei 2026 | 23:21 WIB


Jakarta (Aentenews) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan  telah menyalurkan anggaran sebesar Rp2 Triliun untuk tahap I revitalisasi sebanyak 3.033 sekolah terdampak Bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.





Kemendikdasmen terus mempercepat proses bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk sekolah terdampak bencana. Data per 25 Mei 2026, menyatakan bahwa sebanyak 3.101 sekolah telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) revitalisasi dengan total nilai bantuan Rp2,9 triliun dan dari jumlah tersebut, 3.033 sekolah telah menerima penyaluran tahap I sebesar 70% dengan total Rp2 triliun.





Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 4.922 satuan pendidikan terdampak, dengan implikasi terhadap layanan pembelajaran bagi sekitar 707.161 peserta didik serta aktivitas 59.620 guru dan tenaga kependidikan (GTK). Karena itu, percepatan revitalisasi, penyediaan ruang kelas darurat, dan bantuan bagi GTK menjadi bagian penting dari pemulihan layanan pendidikan di daerah terdampak.





Siaran pers Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, 29 Mei 2026 menyatakan dari 3.101 sekolah tersebut, sebanyak 2.834 sekolah dilaksanakan secara swakelola oleh sekolah, sedangkan 267 sekolah rusak berat dan/atau relokasi dilaksanakan oleh TNI AD. Adapun 68 sekolah lainnya masih dalam proses penyaluran dana bantuan sebesar Rp31,7 miliar.





Adapun terkait progres pembangunan revitalisasi, dari 3.033 sekolah yang telah menerima penyaluran tahap I, sebanyak 28 sekolah telah mencapai progres fisik di atas 70%, 223 sekolah pada rentang 51–70%, 574 sekolah pada rentang 31–50%, dan 2.208 sekolah masih di bawah 30%. Sebanyak 311 sekolah ditargetkan selesai 100 persen sebelum tahun ajaran 2026/2027 pada Juli 2026.





Selain bantuan revitalisasi, GTK yang terdampak bencana juga telah menerima bantuan khusus. Dari total 59.270 GTK terdampak, sebanyak 52.513 GTK telah menerima bantuan dengan total anggaran lebih dari Rp315 miliar.





Terkait proses relokasi sekolah, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Dirjen PAUD Dikdas PNFI), Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa saat ini sebanyak 31 sekolah relokasi yang telah melakukan PKS sedang dikerjakan oleh TNI AD.


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB