nasional

Mualem diantara "luka lingkungan" dan tuntutan kesejahteraan rakyat Aceh

Minggu, 28 September 2025 | 11:55 WIB
Salah satu tambang emas ilegal di Sungai Mas, Aceh Barat. Foto Dokumen YARA


Banda Aceh (Aentenews) - Tentunya bukan kelakar, mengingat nada bicaranya begitu tegas, dan serius setelah mendengarkan paparan anggota DPRA terkait kerusakan dan kerugian yang timbul akibat pengerukan hasil bumi Aceh dari praktek penambang ilegal di sejumlah daerah.





Mualem, sapaan akrab kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf, memberi peringatan keras dan tegas kepada penambang ilegal di seluruh Aceh, untuk segera mengeluarkan seluruh alat berat dari hutan Aceh.





Pernyataan Mualem itu menjadi viral di media sosial, dan media mainstream. Publik kemudian memberi ragam respon dan komentar, tentu ada yang mendukung, dan juga ada yang berpendapat "itu hanya sekedar pernyataan, namun kita tunggu realisasinya."





Mungkin sebagian masih skeptis, namun "kita tunggu keberanian sang panglima" untuk membersihkan hutan Aceh dari aksi ilegal penambang yang telah merusak ekosistem di bumi Serambi Mekah ini.





Deru mesin dari aktivitas alat berat (eskavator/beko) menggeruk perut bumi membungkam suara binatang penghuni rimba, bahkan tidak hanya mengusik satwa dari habitatnya, tapi eksistensi umat manusia lewat bencana yang menghempas kampung-kampung di sisi kiri dan kanan sungai sejumlah daerah di Aceh.





Suara-suara kecaman kepada pelaku tambang dan perambah hutan ilegal pun, menghiasi halaman media. Itu realitas tak kala bencana banjir dan tanah longsor menerjang perkampungan, merusak rumah, tempat usaha warga sampai infrastruktur publik.





Namun, terkadang beriring masa bencana itu berakhir, sorotan kepada praktek ilegal perusak lingkungan mereda. Ujung-ujungnya, suara chainsaw membabat pohon-pohon di tengah hutan pun kembali meraung, atau deru mesin eskavator kembali mengusik kesunyian rimba.


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB