Hendra Rony Wagiyanata kemudian meninggal saat menjalani proses rujukan medis, sehingga total korban meninggal bertambah menjadi empat orang. Sementara, dua korban lainnya mengalami luka bakar serius dan memperoleh penanganan medis lanjutan.
Dalam musibah tersebut, Polisi melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut, termasuk rangkaian peristiwa yang menyebabkan para petugas dan relawan terjebak.
Hingga informasi terakhir yang diberitakan pada Jumat, 16 Oktober 2026, penyebab kebakaran hingga jatuhnya korban masih didalami
Tragedi ini menyoroti risiko pemadaman karhutla di medan yang sulit. Evaluasi terhadap perubahan arah angin, komunikasi tim, akses evakuasi, dan prosedur keselamatan menjadi penting agar operasi serupa tidak kembali menelan korban.