Menurutnya, pengiriman bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Bantuan ini dukungan dari masyarakat Sumatera Barat yang juga ikut merasakan duka, Nusa Tenggara Timur tidak sendirian, masih ada saudara-saudara kita di belahan pulau lain di Indonesia turut merasakan,” imbuhnya.
“Mudah-mudahan NTT cepat pulih kembali,” pungkas Mahyeldi.
Rendang dipilih sebagai bantuan bencana karena memiliki daya tahan lama, nilai gizi tinggi, dan cita rasa yang disukai masyarakat Indonesia. Selain itu, rendang juga mudah dipanaskan dan dikonsumsi bersama nasi, menjadikannya makanan praktis di tengah situasi sulit.
Gubernur menegaskan bahwa ini bukan satu-satunya bantuan yang akan diberikan, namun koordinasi dan pengumpulan dukungan dari Sumatera Barat masih terus dilakukan. Ke depan tidak menutup kemungkinan akan ada bantuan lanjutan yang tujuannya untuk meringankan duka dari penyintas di NTT.
Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang telah memfasilitasi proses distribusi bantuan, termasuk pengiriman bantuan ke Kabupaten Manggarai menggunakan pesawat.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari, menyambut baik banyaknya bantuan dari pemerintah daerah lain kepada penyintas gempa NTT.
“Penyampaian bantuan dari masyarakat Sumatera Barat saat ini menunjukkan memang jiwa gotong royong kita sebagai bangsa, antar provinsi, kabupaten dan kota, terbangun sangat baik,” ujar Abdul Muhari.