Rabu, 30 September 2026

Meski dalam pemulihan pascabencana, Aceh Tengah tetap gelar...

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:32 WIB



Muchsin juga mengajak masyarakat di empat desa yang berada di sekitar lokasi pacuan kuda untuk turut mendukung kelancaran kegiatan dengan menjaga ketertiban dan tidak menetapkan tarif parkir yang memberatkan pengunjung.





Pada kesempatan itu, Pemkab Aceh Tengah menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, Satpol PP, serta petugas kebersihan yang telah membantu menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.





 Selain kebersihan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap praktik perjudian dan pungutan liar. Muchsin menegaskan bahwa pacuan kuda tradisional Gayo harus menjadi pesta rakyat yang bebas dari perjudian dan pungutan yang membebani masyarakat maupun pengunjung.





 “ Event pacuan kuda tradisional ini harus bersih dari perjudian serta tidak ada pungutan-pungutan liar yang membebani masyarakat dan para pengunjung", tegasnya





Ia juga turut menyoroti besarnya biaya sewa lapak yang dikeluhkan masyarakat melalui media sosial. Pemerintah daerah meminta penyelenggara melakukan rasionalisasi tarif agar tetap terjangkau bagi para pedagang.





“Acara ini adalah dari kita, untuk kita, dan untuk masyarakat Kabupaten Aceh Tengah yang kita bangun bersama", ungkapnya. 





Aentenews by Ampelsa.





Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X