Jakarta (Aentenews - TNI AL mengerahkan armada kapal parang KRI Kerambit-627 menangkap kapal MV King Sun dan mengamankan seberat 1,3 ton Narkotika jenis Ketamine beserta sejumlah anak buah kapal (ABK) dalam operasi penegakan hukum di perairan teritorial Indonesia, tepatnya 11 mil dari Utara Tanjung Berakit, Kepulauan Riau. Kamis (6/8).
Siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Minggu (9/8/2026) menyebutkan barang bukti narkotika beserta delapan kapal ABK warga negara asing asal Myanmar dan Taiwan dan mengamankan kapal MV King Sun berbendera Tanzania.
Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata saat memimpin Konferensi Pers di Batam menyebutkan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan wujud nyata implementasi Asta Cita Ke-7 Presiden Prabowo Subianto, yaitu Memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi dan Narkoba.
Dikatakannya, penggagalan penyelundupan narkotika ini bermula dari KRI Kerambit-627 melaksanakan pencarian terhadap Vessel Of Interest MV. King Sun pada tanggal 5 agustus 2026 pukul 20.00.
Kemudian kapal tersebut terdeteksi di ZEEI pada 6 Agustus sehingga KRI Kerambit-627 melaksanakan shadowing dan menurunkan Tim VBSS untuk memeriksa muatan kapal pada pukul 19.51 WIB.
Tim yang memeriksa kapal menemukan 65 karung mencurigakan yang ditutupi oleh lantai. Selanjutnya, Tim VBSS yang ragu dengan kandungan muatan segera melaporkan, sehingga Kapal tersebut digiring untuk sandar.
Lebih lanjut, barang bukti dibawa ke Lab Bea Cukai Batam. Investigasi diperkuat oleh digital forensik, sehingga didapati bahwa 65 karung tersebut merupakan psikotropika jenis Ketamine dengan estimasi berat 1,3 Ton.