Foto Ilustrasi. Petugas mempersiapkan makanan bergizi gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) , Banda Aceh, Kamis ((9/10/2025). Foto Aentenews Foto/Ampelsa.
Jakarta (Aentenews)– Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono menjelaskan telah melakukan penyisiran menyeluruh terhadap ribuan rekening virtual account (VA) yang digunakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), menemukan sebanyak 414 SPPG atau dapur yang rekeningnya double atau rekening dapurnya tidak ada, dapurnya belum beroperasi.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, lebih dari Rp311 miliar telah dikembalikan Badan Gizi Nasional (BGN) ke kas negara.
“Dalam proses pemeriksaan, kami menemukan semacam anomali pada rekening virtual account SPPG. Setelah kami verifikasi satu per satu, maka kami telah menemukan adanya 414 SPPG. Sehingga kami mengembalikan uang negara, uang rakyat sebanyak Rp311.246.295.184,” kata Kepala BGN yang akrab disapa Mas Dar dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jumat (31/7/2026).
Sudaryono menjelaskan, dana tersebut telah dikembalikan melalui sejumlah bank penyalur sebagai bagian dari langkah korektif untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan anggaran Program MBG.
Ia juga menegaskan bahwa proses verifikasi masih terus dilakukan dan hasilnya akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
Sebagai wujud transparansi, BGN juga menyerahkan seluruh temuan yang memiliki indikasi tindak pidana kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan pendalaman sesuai ketentuan yang berlaku.