Rabu, 30 September 2026

Dampak erupsi gunung api, BNPB percepat pemulihan

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 13:01 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto kunjungi warga terdampak erupsi  gunung api. Foto Dok BNPB
Kepala BNPB, Suharyanto kunjungi warga terdampak erupsi gunung api. Foto Dok BNPB


Flores Timur (Aentenews)-Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bersama jajaran forkopimda Kabupaten Flores Timur mengunjungi Hunian Sementara (Huntara) dan berdialog dengan warga terdampak erupsi Gung Api di Desa Konga, Kecamatan Titehena, kabupaten Flores Timur, pada Jumat (17/7). 





Kedatangan Kepala BNPB ke Kabupaten Flores Timur untuk memantau dan mempercepat langkah pemulihan jangka panjang serta berdialog dan menerima  aspirasi, keluhan dan memberikan solusi kepada warga terdampakerupsi Gunung Api Lewotobi Laki Laki.  





Dalam suasana dialog kekeluargaan,  Kepala BNPB Suharyanto didampingi anggota DPRD Flores Timur dan jajaran forkopimda , menhyatakan  pemerintah pusat dan daerah merespons aspirasi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Flores Timur yang berharap segera pindah dari Hunian Sementara ke Hunian Tetap (Huntap). 





BNPB bersama Forkopimda Kabupaten Flores Timur dan warga setempat telah menentukan 3 titik relokasi dan disepakati percepatan pembangunan infrastruktur permukiman, termasuk usulan penambahan 238 unit Huntap mandiri.





Program Huntap mandiri di atas tanah milik warga ini merupakan perluasan dari tahap awal yang hanya 12 Kepala Keluarga (KK). Saat ini, 11 unit rumah telah berhasil dibangun. Sementara itu, 1 KK yang sebelumnya sempat mengalami kendala perubahan administrasi lahan kini telah mengantongi persetujuan dan akan segera dibangunkan rumahnya.





Melihat keberhasilan tersebut, masyarakat mengusulkan penambahan sebanyak 238 unit Huntap mandiri baru. Pembangunan 238 unit mandiri ini akan dilakukan secara simultan atau bersamaan dengan pembangunan kompleks Huntap utama yang akan dikerjakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).





"Kami mengapresiasi solusi partisipatif dari pemerintah daerah, masyarakat dan seluruh pihak terkait. Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun, semoga ini bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunungapi selesai lebih cepat dan efektif" ungkap Suharyanto


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X