Rabu, 30 September 2026

Saat rapat di DPR RI, Kemendikdasmen sampaikan capaian pemulihanan sekolah pascabencana

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Kamis, 28 Mei 2026 | 00:22 WIB
Foto. dok Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen.
Foto. dok Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen.


Jakarta (Aentenews) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh,  Sumatra Utara, dan Sumatra Barat  terus diupayakan tetap berjalan di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah.





Pemerintah terus memperkuat langkah percepatan pemulihan sekolah terdampak bencana melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) saat rapat koordinasi di Gedung DPR RI, Senin (25/5/2026).





Dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Bencana itu turut hadir kementerian terkait, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dengan agenda upaya pencapaian layanan pendidikan di wilayah terdampak bencana.





Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa dari total 4.922 satuan pendidikan terdampak, seluruh sekolah saat ini sudah kembali melaksanakan pembelajaran. Sebanyak 4.828 sekolah telah belajar di sekolah asal, sementara sebagian lainnya masih menggunakan kelas darurat, tenda belajar, maupun menumpang di fasilitas publik lainnya. 





Kemendikdasmen juga mencatat sebanyak 3.101 sekolah telah memperoleh bantuan revitalisasi. Dari jumlah tersebut, sebagian besar sudah memasuki tahap pengerjaan fisik, baik melalui swakelola sekolah maupun kerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk percepatan pembangunan sekolah rusak berat dan relokasi sekolah.





“Yang terpenting adalah anak-anak tetap belajar. Pemerintah terus berupaya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan agar proses pembelajaran dapat kembali berlangsung secara aman dan nyaman,” ujarnya. 





Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah tantangan yang masih dihadapi turut menjadi perhatian bersama, terutama terkait penyediaan lahan relokasi sekolah, akses menuju wilayah terdampak, serta percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pembelajaran. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X