Rabu, 30 September 2026

 Tercatat 342 Unit  Infrastruktur Rusak Pascagempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Jumat, 3 April 2026 | 16:20 WIB
Kerusakan psacagempa Sulawesi utara dan Maluku Utara.
Kerusakan psacagempa Sulawesi utara dan Maluku Utara.


Banda Aceh (Aentenewes) – Pascagempa Magnitudo 7,6 mengguncang  Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4/2026), dilaporkan sebanyak 342 unit infrastruktur bangunan rumah warga , rumah Ibadah, fasilitas umum, kantor perintah  dan fasilitas umum lainnya mengalami rusak berat, sedang dan ringan.





Dari total sebanyak 342 unit kerusakan bangunan di dua provinsi tersebut, jumlah kerusakan terbanyak terjadi di provinsi Maluku Utara mencapai 314 unit dan Sulawesi Utara sebanyak 28 unit.  





Angka keruskan pasca gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara itu merupakan data update  sementara hingga Kamis (2/4/206) yang dihimpun dari laporan masing masing pemerintah daerah oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) .





Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan,  Selain kerusakan rumah dan fasilitas lainnya juga dilaporkan rautsan warga terdampak dan mengungsi.





Adapun rincian daerah terdampak gempa, di Maluku Utara, tercatat 134 KK terdampak di Kota Ternate, 7 KK di Halmahera Tengah, 5 KK di Halmahera Barat, dan 2 KK di Halmahera Selatan. Selain itu, sebanyak 355 jiwa mengungsi di Kota Tidore Kepulauan serta satu korban meninggal di Kota Manado.





Kaji cepat sementara mencatat, di Provinsi Sulawesi Utara terdapat 1 unit hotel, 5 kantor, dan 1 fasilitas umum (Gedung KONI) terdampak di Kota Manado. Di Kabupaten Minahasa, tercatat 17 rumah, 1 kantor pemerintahan, 2 fasilitas ibadah, dan 1 akses jalan terdampak.





Lebih lanjut, di Provinsi Maluku Utara dilaporkan di Kota Ternate terdapat 32 rumah rusak berat, 36 rusak sedang, 66 rusak ringan, serta 6 fasilitas ibadah terdampak. Di Kota Tidore Kepulauan terdapat 25 rumah rusak ringan, 5 fasilitas ibadah, dan 1 fasilitas umum terdampak. 


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X